Bimtek yang berlangsung di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong belum lama ini tersebut diikuti oleh para kader Posyandu dari berbagai desa. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pemahaman dan keterampilan kader dalam menjalankan enam indikator pelayanan dasar yang menjadi prioritas pemerintah, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak.
Camat Sebulu, Edy Fachruddin menegaskan bahwa peran kader Posyandu sangat strategis dalam mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal di tingkat desa.
“Kader Posyandu adalah garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui Bimtek ini, kami berharap para kader semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam memenuhi enam SPM, sehingga kualitas pelayanan kepada ibu hamil, balita, lansia, dan kelompok rentan lainnya semakin optimal,” kata Edy Fachruddin kepada Korankaltim.com, Minggu (15/2/2026).
Pemerintah kecamatan dinilai berkomitmen untuk terus mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa. Menurutnya, keberhasilan program kesehatan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh kompetensi dan dedikasi para kader di lapangan.
“Kolaborasi antara pemerintah kecamatan, BKAD, pemerintah desa, dan para kader Posyandu harus terus diperkuat. Dengan sinergi yang baik, target pelayanan dasar dapat tercapai secara maksimal,” tambahnya.
Kegiatan Bimtek ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar di Kecamatan Sebulu, sekaligus memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pembangunan kesehatan masyarakat di tingkat desa.
Sementara itu, salah satu peserta Bimtek, Kader Posyandu dari Desa Sebulu Modern menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru yang sangat relevan dengan kebutuhan pelayanan di desa.
“Bimtek ini sangat membantu kami memahami secara detail tentang enam SPM dan bagaimana penerapannya di Posyandu. Materinya jelas dan aplikatif, sehingga kami lebih percaya diri dalam menjalankan tugas di lapangan,” ucapnya.
Menurutnya, tantangan di lapangan kerap kali berkaitan dengan kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan rutin dan pemantauan tumbuh kembang anak.
“Dengan bekal materi yang diperoleh, kami para kader optimistis pelayanan Posyandu di Desa Sebulu Modern akan semakin tertata dan sesuai standar,” harapnya.
Editor: Erwin