Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh keceriaan itu dimulai dari Musala Darunnajah di kawasan Loa Tebu Ilir dan berakhir di Masjid Baiturrahman sebagai titik finis.
Sejak pagi, para santri tampak antusias mengikuti pawai dengan membawa spanduk kecil bertuliskan ucapan menyambut datangnya bulan Ramadan. Mereka mengenakan seragam tilawati berwarna hijau. Barisan semakin semarak dengan kehadiran para ustaz dan ustazah yang kompak mengenakan busana merah marun.
Sementara itu, para orang tua wali santri turut mendampingi dengan busana bernuansa putih dan hitam. Kehadiran mereka menambah kekhidmatan suasana sekaligus memperlihatkan kebersamaan antara lembaga pendidikan dan keluarga.
Sepanjang rute perjalanan, lantunan selawat dan yel-yel penyemangat menggema, menciptakan suasana religius sekaligus penuh kegembiraan. Warga sekitar pun menyambut hangat iring-iringan pawai yang menjadi agenda rutin dalam rangka menyemarakkan datangnya bulan penuh berkah.
Tenaga Pendidik di TPQ Al-Jariyah, Ustazah Fina menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh orang tua wali santri yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas partisipasi serta dukungan orang tua wali santri. Tanpa kebersamaan dan dukungan mereka, kegiatan ini tidak akan berjalan dengan lancar dan semeriah ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, pawai ta’aruf tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan penyambutan Ramadan, tetapi juga sarana menanamkan semangat kebersamaan, keberanian, dan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman sejak dini.
Dengan semangat yang terpancar dari wajah para santri, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi momentum memperkuat karakter religius generasi muda sekaligus mempererat Ukhuwah Iislamiyah di lingkungan Kelurahan Loa Tebu menjelang datangnya Ramadan.
“Ini agenda rutin untuk membiasakan kepada anak-anak agar bersuka cita menyambut datangnya bulan suci Ramadan,” tutupnya.
Editor: Erwin