Sejumlah warga mulai menyuarakan kekecewaan mereka di media sosial karena kesepakatan mediasi yang sebelumnya telah disetujui dianggap belum sepenuhnya dipenuhi.
Salah seorang warga, M Asfian, melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada Kamis (12/2/2026), mengeluhkan suara bising dari aktivitas SPPG yang masih berlangsung hingga larut malam dan mengganggu waktu istirahat warga sekitar.
"Kesepakatan mediasi dengan pihak SPPG MBG Panji baru direalisasikan setengahnya. Sampai sekarang masih ribut mengganggu jam tidur malam. Bagaimana kawan-kawan FB, perlu di-up lagi kah," tulis Asfian.
Masalah ini sebenarnya sempat dimediasi antara warga dan pihak pengelola untuk mencari titik tengah antara kebutuhan operasional program nasional tersebut dengan kenyamanan lingkungan pemukiman.
Namun, menurut keterangan warga, komitmen untuk mengurangi kebisingan di jam istirahat belum berjalan maksimal.
Aktivitas dapur umum yang mempersiapkan ribuan porsi makanan setiap harinya memang dituntut mulai bekerja sejak dini hari atau larut malam, namun warga berharap adanya langkah teknis untuk meredam kebisingan alat maupun kendaraan operasional.
Hingga berita ini naikkan, Korankaltim.com telah mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola SPPG Kelurahan Panji. Namun, pihak terkait belum memberikan respons atau keterangan resmi mengenai kendala yang menyebabkan kesepakatan mediasi tersebut belum terealisasi sepenuhnya.
Editor: Erwin