Pertemuan yang berlangsung hangat ini dihadiri langsung oleh Ketua PWI Kukar, Andi Wibowo, didampingi Wakil Ketua I Bidang Organisasi Syaiful Aulia, Sekretaris Lodya Astagina, Bendahara Fairuzzabady, serta perwakilan bidang lainnya.
Andi Wibowo, menyampaikan harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus memberikan dukungan terhadap agenda-agenda PWI ke depan, terutama dalam memperkuat peran pers sebagai mitra strategis pemerintah.
“Kami ingin support dan bantuan bupati dalam agenda-agenda PWI Kukar, dengan menekankan sinergitas peran pemerintah dan awak media,” ujar Andi Wibowo.
Sementara, Bupati Aulia Rahman Basri menekankan dukungan pemerintah tidak hanya terbatas pada kesejahteraan wartawan, tetapi juga pada program-program yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam hal literasi.
“Dukungan tidak hanya di bidang kewartawanan, saya minta PWI agendakan kegiatan seperti lomba menulis di tingkat sekolah atau kuliah. Ini penting karena literasi kita masih rendah,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti perubahan pola konsumsi media di masyarakat saat ini. “Sekarang orang malas membaca tulisan panjang, yang disukai itu clip news. Ini tantangan bagi PWI untuk tetap bisa mengedukasi masyarakat di tengah tren tersebut,” tambahnya.
Sebagai bentuk keterbukaan informasi, Bupati Kukar menginginkan adanya ruang diskusi santai antara pemerintah dan wartawan yang dilakukan secara rutin. Hal ini bertujuan agar program-program pembangunan dapat terpublikasikan dengan maksimal kepada masyarakat.
“Saya harap kita nanti bisa diagendakan kegiatan pertemuan santai setiap minggu untuk kita bisa sharing. Harapan saya, berita-berita mengenai program pemerintah setidaknya ada tiga berita dalam sehari yang tersampaikan ke publik,” ucap Aulia.
Ia juga memberikan perhatian khusus pada peningkatan sarana prasarana profesi. Ia menjanjikan adanya perbaikan pada kantor atau tempat sekretariat PWI Kukar untuk menunjang produktivitas para awak media dalam bekerja.
Editor: Erwin