Kirab budaya berlangsung di kawasan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan menyedot perhatian masyarakat.
Kegiatan ini diikuti unsur Kesultanan, perwakilan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi budaya, serta masyarakat umum.
Iring-iringan kirab menampilkan beragam kekayaan budaya Kutai Kartanegara, mulai dari pakaian adat, simbol-simbol Kesultanan, hingga atraksi budaya nusantara sebagai bentuk penghormatan dan doa keselamatan bagi Sultan Kutai.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, Dandim 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman, Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, Kepala Dinas Pendidikan Kukar Heriansyah, jajaran Kesultanan, serta tamu undangan lainnya.
Peserta kirab berasal dari berbagai unsur budaya, antara lain Kesultanan Kutai, Ramaong Kutai Berjaya, Kerukunan Masyarakat Minang, serta penampil seni dari Banyuwangi dan Bali, yang mencerminkan semangat kebhinekaan dan persatuan di Kutai Kartanegara.
Kirab budaya menempuh rute Jalan Monumen Timur – Jalan Tepian Pandan – Jalan Diponegoro – Jalan Mayjend Sutoyo, dengan pengamanan terpadu dari Polres Kukar, Polsek Tenggarong, dan Dinas Perhubungan Kukar. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Mewakili Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, Juru Bicara Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Dhanur Dwijatmiko yang bergelar Pangeran Mangkupatih, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, peserta kirab, aparat keamanan, serta pemerintah daerah yang telah bersama-sama menyukseskan Kirab Budaya Etam ini. Kegiatan ini bukan hanya perayaan usia Sultan, tetapi juga wujud kebersamaan, penghormatan terhadap budaya, dan doa keselamatan bagi daerah kita,” ucapnya.
Kirab Budaya Etam diharapkan terus menjadi agenda budaya tahunan yang memperkuat identitas Kutai Kartanegara sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai adat, budaya, dan persatuan dalam bingkai kebhinekaan.
Editor: Erwin