Informasi ini disampaikan melalui undangan resmi yang dikeluarkan oleh Protokol Pemkab Kukar. Selain pelaksanaan secara langsung, kegiatan pelantikan juga dapat diikuti secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting bagi undangan yang tidak dapat hadir secara fisik.
Pelantikan ini menjadi perhatian publik karena merupakan bagian dari komitmen Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri untuk mengisi jabatan definitif kepala-kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).
Sebelumnya Aulia menegaskan pengisian jabatan strategis tersebut akan segera dilakukan setelah dirinya kembali dari ibadah umrah. Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat kinerja birokrasi serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar.
“Saya cari inspirasi dulu di depan Ka’bah, muka-mukanya yang mana,” candanya namun tegas sehari sebelum orang nomor satu Kukar ini mengambil cuti untuk menunaikan ibadah umrah beberapa waktu lalu.
Sebelumnya Aulia memang telah menargetkan pengisian penuh jabatan pimpinan OPD pada awal tahun 2026. Saat ini, belasan posisi kepala dinas masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu penetapan pejabat definitif.
Pada masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Rendi Solihin, Aulia menyebut fokus pemerintah daerah adalah memperkuat struktur birokrasi agar roda pelayanan publik berjalan lebih efektif dan optimal.
Pengisian jabatan strategis tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh program pembangunan daerah yakni visi misi Kukar Idaman Terbaik dapat dieksekusi tanpa hambatan. Percepatan penataan pejabat juga dilakukan agar organisasi pemerintahan bergerak selaras dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan dilantiknya para pejabat definitif, Pemkab Kukar menargetkan percepatan pelaksanaan program-program pembangunan daerah serta terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih optimal, professional dan akuntabel sesuai visi misi Kukar Idaman Terbaik.
Editor: Aspian Nur