Nisa, warga setempat mengatakan, kemunculan diduga hewan jadi-jadian atau babi ngepet ini memang bukan pertama kali terjadi di Loa Kulu Kota. Beberapa tahun lalu sudah pernah ada laporan terkait adanya babi ngepet yang meresahkan warga namun kabar itu sempat mereda setelah diketahui oleh warga.
Di tahun 2026 ini, teror babi ngepet itu muncul kembali dan membuat warga semakin khawatir karena hewan jadi-jadian tersebut seringkali muncul pada malam hari. Yang lebih mengejutkannya lagi, saat warga mencoba untuk merekam menggunakan kamera ponsel, hewan tersebut langsung menghilang.
“Babi ngepet itu malam tadi sekitar jam delapan kurang kembali muncul, sudah dua malam kami di datangi, babi itu ada dibawah rumah warga dan kalau muncul bayi didalam rumah pasti menangis,” kata Nisa kepada Korankaltim.com Kamis (5/2/2026).
Kemunculan babi ngepet ini semakin membuat khawatir akan keamanan harta benda, karena sebelumnya uang sebesar Rp50 Ribu sampai Rp100 Ribu seringkali hilang.
Sejak Rabu (4/2/2026) malam kemarin, warga telah melakukan pencarian terhadap babi tersebut namun tidak berhasil menemukannya karena keterbatasan cahaya yang hanya bersumber dari senter dan hewan tersebut langsung melarikan diri.
Saat ini warga setempat sedang meningkatkan kewaspadaan dan berusaha untuk mencari kebenaran hewan yang diduga babi ngepet tersebut.
“Warga sudah berjaga-jaga sejak kemarin, kami terus melakukan pencarian untuk mengetahui keberadaan hewan itu. Untuk sejauh ini belum ada laporan kehilangan dari warga lainnya, tapi kami tetap waspada,” ujarnya.
Editor: Aspian Nur