Kondisi
tersebut terekam dalam video amatir berdurasi 45 detik yang beredar luas
di media sosial Facebook. Dalam rekaman itu, terlihat antrean panjang
kendaraan roda empat hingga truk yang terhenti di kedua sisi jalan. Para
pengendara memilih tidak melintas karena derasnya arus air yang
menutupi badan jalan.
"Banjir, tidak bisa pulang. Airnya sangat
deras. Terlihat di seberang sana mobil dan truk penuh, tidak bisa
melintas karena arus deras, bisa terbawa arus," ucap Jony dikutip dari
media sosialnya.
Kondisi paling parah dialami oleh pengendara
sepeda motor. Menurut kesaksian warga di lokasi, kendaraan roda dua sama
sekali tidak memungkinkan untuk menyeberang karena risiko terseret arus
sangat tinggi.
"Apalagi motor, tidak bisa lewat sama sekali. Kemungkinan agak siang baru bisa lewat menunggu air surut," ujarnya.
Hingga
berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kendaraan yang
terseret arus, namun kemacetan panjang sudah mengular di sepanjang jalur
poros tersebut.
Para pengendara diimbau untuk mencari jalur
alternatif atau menunda perjalanan hingga debit air menurun dan situasi
dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
Editor: Erwin