Pemilik Pantai Panrita Lopi, Ahmad, mengatakan perayaan hari jadi tersebut akan diawali dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (12/2/2026) malam di kawasan Pantai Panrita Lopi.
“Rangkaian perayaan dimulai dengan doa bersama pada Kamis malam, kami lanjutkan dengan berbagai kegiatan hiburan pada hari-hari selanjutnya,” ujar pria yang akrab di sebut Daeng Lompo, Minggu (1/2/2026).
Ia menjelaskan, puncak perayaan akan digelar pada 14 dan 15 Februari. Pada momen tersebut, pengunjung akan disuguhkan beragam penampilan musik serta pembagian doorprize sebagai hiburan tambahan.
Sejumlah DJ ibu kota turut dihadirkan untuk memeriahkan acara, di antaranya DJ Pehol, Agung Diamond, FDJ Mirsza, dan Cimapit.
Menurutnya, Pantai ini bukan sekadar wadah destinasi wisata, melainkan ruang untuk menikmati pengalaman berharga, serta menciptakan kenangan indah bersama keluarga dan sahabat.
Untuk menuju lokasi, kata dia, pengunjung harus menyeberang menggunakan kapal dari dermaga penyeberangan pantai.
Harga tiket masuk bervariasi. Pada Senin hingga Jumat, tiket masuk pulang pergi termasuk kapal dibanderol Rp60.000 untuk dewasa dan Rp40.000 bagi anak usia 2–10 tahun. Sementara pada akhir pekan dan hari libur, tiket menjadi Rp70.000 untuk dewasa dan Rp50.000 bagi anak-anak.
Selain itu, tersedia pula tiket khusus camping. Pada hari biasa, tarif camping sebesar Rp70.000 untuk dewasa dan Rp50.000 untuk anak-anak. Sedangkan pada akhir pekan dan hari libur, harga tiket camping menjadi Rp80.000 untuk dewasa dan Rp60.000 untuk anak-anak, sudah termasuk kapal pulang pergi.
“Kalau untuk fasilitas penunjang, kami menyediakan area parkir, mushola, gazebo, toilet dan air bersih gratis, serta warung makan di sekitar kawasan pantai. Pantai ini buka 24 jam penuh dengan tarif parkir Rp5.000 untuk sepeda motor, Rp15.000 mobil, dan Rp50.000 bus besar,” ujarnya.
Daya tarik utama Pantai Panrita Lopi adalah lorong cemara yang menyambut pengunjung sejak pintu masuk, pasir putih yang lembut, serta panorama alam yang asri.
Selain itu, tersedia spot foto menarik, area camping, jelajah mangrove berbasis edukasi lingkungan, hingga aktivitas snorkeling dan diving. Ia juga mengimbau pengunjung agar selalu menjaga keselamatan dan ketertiban selama berada di kawasan pantai.
“Apabila pengunjung merasakan hal-hal yang tidak biasa atau mengalami kejanggalan, segera laporkan kepada kami, ada petugas pengamanan di pantai agar bisa segera ditindaklanjuti,” tutupnya.
Editor: Erwin