Kegiatan yang diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai kelas ini dilepas di Halaman Kantor Bupati Kukar pada pukul 07.00 Wita.
Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara, Dafip Hariyanto melepas langsung secara resmi Gowes Kemerdekaan Merah Putih Sanga-Sanga ini. Gowes ini menjadi agenda tahunan Pemkab Kukar dalam rangka memperingati peristiwa Merah Putih Sanga-Sanga, yang merupakan simbol perjuangan masyarakat setempat melawan penjajahan demi merebut kemerdekaan Republik Indonesia.
Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Plh Dandim 0906/Kkr Kapten Inf Priyanto, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kukar Aji Ali Husni, Kasatpol PP Kukar Arfan Boma Pratama, Ketua KONI Kukar Khairil Anwar, Ketua KTNA Kukar Edi Damansyah, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kukar Harunu Rasyid, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kukar.
Mewakili Pemkab Kukar, Dafip Hariyanto mengingatkan seluruh peserta agar tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban selama mengikuti kegiatan gowes, mengingat rute yang dilalui menggunakan jalan umum.
“Kami mengimbau seluruh peserta Gowes Kemerdekaan Merah Putih untuk selalu menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas selama perjalanan. Kegiatan ini melewati jalan umum, sehingga diharapkan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya dan tetap mematuhi aturan yang ada,” ujar Dafip.
Adapun rute yang dilalui peserta dimulai dari Kantor Bupati Kutai Kartanegara, menuju Loa Kulu, Loa Janan, Palaran, dan berakhir di Sanga-Sanga. Sebelum pelepasan, rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh panitia, registrasi peserta, serta pembacaan doa.
Sekitar pukul 07.15 Wita, pelepasan gowes dinyatakan selesai dan kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, serta tertib hingga para peserta melanjutkan perjalanan sesuai rute yang telah ditetapkan.
Kegiatan Gowes Kemerdekaan Merah Putih ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan kebersamaan, tetapi juga sarana untuk mengenang dan meneladani semangat juang masyarakat Sanga-Sanga dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa.
“Kegiatan ini juga sekaligus memperkuat rasa nasionalisme dan persatuan di Kabupaten Kutai Kartanegara,” demikian Dafip.
Editor: Erwin