A mengalami luka bakar sekitar 30 persen pada bagian wajah, tubuh, kaki juga tangan setelah terjadi ledakan botol bensin saat membakar sampah di lapangan bola dikawasan Loa Duri.
“Dia membakar sampah menggunakan korek api dan bahan bakar minyak jenis Pertalite untuk menyalakan api. Tapi saat menuangkan bensin ke tumpukan sampah yang sedang terbakar, api tiba-tiba menyambar botol itu sehingga terjadi ledakan dan membakar tubuhnya,” kata Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe kepada Korankaltim.com Kamis (22/1/2026).
A sudah dibawa ke Rumah Sakit IA Moeis Samarinda untuk mendapatkan perawatan medis. Pihak kepolisian menerima laporan kejadian tersebut dan telah melakukan pengecekan serta pendataan di tempat kejadian perkara (TKP).
“Ini kejadiannya sudah satu minggu yang lalu, kami sudah melakukan pengecekan kepada keluarga A dan insiden ini dianggap sebagai kecelakaan akibat kelalaian,” sebut Abdillah.
Pihak keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa diminta untuk terus memantau dan memperhatikan gerakannya guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan keluarga dapat membantu mencegah potensi risiko yang mungkin timbul.
Editor: Aspian Nur