Doni, saksi mata kejadian menjelaskan api terlihat berkobar pukul 07.20 WITA dan empat terdengar ledakan dua kali saat kebakaran berlangsung.
Warga yang panik berusaha menyelamatkan diri dan mengamankan barang berharga lainnya, karena lokasi tersebut merupakan area padat penduduk.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kutai Kartanegara (Disdamkar Matan Kukar) yang tiba di lokasi kejadian lima menit setelah kejadian sempat kesulitan, karena lokasi bangunan yang tidak mudah dijangkau oleh mobil pemadam dan petugas harus mencari celah agar dapat segera memadamkan api.
“Ada ledakan dua kali, beruntung padam kebakaran cepat merespons dan langsung mencari celah agar bisa mendekati titik api, akhirnya api bisa blok agar tak menyebar ke rumah warga lainnya. Syukurnya saat kebakaran terjadi warga sudah bangun,” kata Doni.
Saat ini, upaya pendinginan masih dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran. Penyebab kebakaran tersebut diduga karena kebocoran LPG.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material yang ditimbulkan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut. Upaya pemadaman api, Disdamkar Matan Kukar menurunkan puluhan mobil pemadam ke lokasi kejadian dan dibantu warga sekitar.
Editor: Aspian Nur