Korban yang bekerja sebagai buruh sawit dilaporkan terjatuh dan hanyut terbawa arus sungai saat berusaha menyeberangkan buah sawit menggunakan seling gantung.
Menurut keterangan saksi mata, Fahri, korban sedang melakukan pekerjaan memanen sawit di perkebunan.
Buah sawit yang telah dipanen kemudian diseberangkan menggunakan seling gantung. Namun, nahasnya korban terjatuh ke sungai saat melakukan proses penyeberangan.
“Korban sedang berdiri di atas pinjakan kaki yang terbuat dari kayu, tapi pinjakan kaki itu lepas sehingga korban terjatuh ke sungai dan tenggelam. Dia tidak bisa berenang sempat hanyut dibawa arus sejauh 25 meter sebelum akhirnya tenggelam,” terangnya.
Saat melihat korban tercebur mereka langsung meminta bantuan kepada warga lainnya untuk melakukan pertolongan dan pencarian terhadap korban. Namun, hingga saat ini korban belum dapat ditemukan.
“Arus air memang sedang deras sekali, kami sudah minta bantuan ke warga dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara (Kukar) untuk melakukan pencarian,” ujarnya.
Kini, pencarian terhadap korban masih dilakukan oleh warga. Pemerintah Desa Santan Ulu diketahui juga sudah membantu proses pencarian dan memberikan bantuan kepada keluarga korban.
Hingga berita ini dinaikkan, proses pencarian masih berlangsung.
Editor: Erwin