Kebakaran yang melanda wilayah ini semakin memburuk akibat angin kencang yang berhembus, sehingga api dengan mudah melahap bangunan-bangunan di sekitar. Warga yang panik berupaya menyelamatkan diri dan harta benda mereka.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.30 WITA, mengakibatkan satu orang diduga lansia tewas terbakar dan dua orang lainnya mengalami luka-luka.
Korban yang diduga merupakan seorang lansia itu sedang tidur nyenyak tidak menyadari rumahnya telah dikepung oleh api, sehingga terjebak dan ikut menjadi korban keganasan si jago merah.
“Satu korban lansia yang meninggal dunia itu tinggal sendiri di rumah. Kemudian dua orang warga lainnya yang mengalami luka-luka sudah dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan,” kata Warga Anggana, Bakrie.
Sementara, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kutai Kartanegara (Kukar), Fida Hurasani mengungkapkan bahwa api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.05 WITA. “Ada sebanyak 19 jiwa terdampak akibat kebakaran,” ujarnya.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kerugian material akibat kebakaran ini juga belum bisa dipastikan.
Pemadam kebakaran menurunkan satu unit mobil, lima Roll selang rubber berukuran 1,5 inch, dua unit nozzel gun, satu unit Y connection, tiga roll selang rubber, satu unit nozzel gun 2,5 inch.
Ia mengimbau kepada warga untuk terus meningkatkan kesadaran terhadap potensi bahaya kebakaran.
Editor: Erwin