Jembatan yang berdampingan dengan jembatan besi legendaris ini diresmikan secara simbolis oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, sebagai upaya meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di pusat Kota Tenggarong.
Jembatan Kedaton Agung dibalut cat merah putih yang dipadukan dengan ukiran khas Dayak. Ornamen tersebut mencerminkan kearifan lokal sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.
Awalnya, pemerintah daerah berencana merenovasi jembatan besi. Namun, setelah melalui serangkaian konsultasi dengan Sultan Aji Muhammad Arifin serta para pemerhati budaya dan adat istiadat di Tenggarong, rencana tersebut dibatalkan.
“Jembatan besi ini merupakan bagian dari warisan budaya dan nilai cakak berbayu, sehingga tidak bisa diperlakukan sembarangan,” ujarnya.
Atas pertimbangan tersebut, pemerintah memutuskan untuk menggeser fungsi jembatan besi dan membangun jembatan baru di sampingnya. Ke depan, jembatan besi hanya akan difungsikan bagi pejalan kaki dan pesepeda.
Meski demikian, demi menjamin keselamatan, Pemkab Kukar tetap akan melakukan penguatan fondasi jembatan besi setelah memperoleh izin dari Sultan, mengingat kondisi besi bagian bawah yang mulai mengalami korosi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Wiyono, menambahkan bahwa untuk sementara waktu akses dari arah Masjid Agung melalui Jalan Penjaitan masih ditutup. Namun, kendaraan dari arah Pasar Tenggarong sudah dapat melintas melalui jalur yang telah ditentukan sesuai pengaturan lalu lintas di lapangan.
“Per hari ini jembatan sudah dapat difungsikan. Hanya saja, beberapa akses belok kiri masih ditutup sementara hingga seluruh perbaikan benar-benar selesai,” jelasnya.
Terkait penamaan, jembatan ini direncanakan resmi bernama Jembatan Kedaton Agung karena lokasinya yang berdekatan dengan kawasan Kedaton, sekaligus menjadi simbol penguatan identitas wilayah.
Adapun jembatan besi lama, penggunaannya oleh kendaraan bermotor akan dihentikan secara permanen setelah pemasangan bollard atau pembatas.
“Jembatan besi nantinya hanya untuk pejalan kaki dan pesepeda, dan akan diberi pembatas agar tidak dilewati pengendara,” pungkasnya.
Editor: Erwin