Personel akan disiagakan di tiga terminal utama, yakni Terminal Tenggarong (Tangga Arung), Terminal Kota Bangun dan Terminal Muara Jawa.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang (Plt Kabid) Angkutan Darat dan Penerbangan Dishub Kukar Kendarjo menjelaskan, persiapan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi nasional yang digelar Kementerian Perhubungan pada Jumat lalu.
"Kami di Kukar sendiri diminta tetap siaga di daerah, mengingat kondisi Kukar yang tidak memiliki angkutan kota dan menjadi wilayah transit, bukan jalur utama lintasan antarprovinsi," kata Kendarjo kepada Korankaltim.com Senin (8/12/2025).
Ada 15 personel akan ditempatkan di Terminal Kota Bangun, 7 personel di Terminal Tangga Arung dan 2 personel di Terminal Muara Jawa. Khusus di Muara Jawa, keberadaan ASDP juga akan menambah dukungan di lapangan, meski petugas terminal tetap berjumlah dua orang.
Selain itu, Dishub Kukar siap bergabung apabila diperlukan dalam pengamanan pos bersama yang biasanya melibatkan Kodim dan Polres. Hanya saja, penentuan lokasi posko gabungan masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari aparat terkait.
Dishub Kukar juga sudah berkoordinasi dengan Dishub Kalimantan Timur dan berdasarkan arahan seluruh petugas diminta untuk tetap standby di terminal masing-masing. Jika nantinya ada kunjungan dari Dishub Provinsi, Dishub Kukar akan diminta untuk mendampingi di lapangan.
Dengan karakteristik Kukar yang lebih bersifat sebagai daerah transit, Dishub memfokuskan pengawasan pada terminal-terminal yang menjadi titik keberangkatan dan layanan masyarakat lokal.
"Kami di Kukar memastikan pelayanan angkutan dan pengawasan di terminal tetap optimal selama periode Nataru, meski mobilitas di Kukar tidak sepadat daerah lain yang menjadi jalur utama perjalanan antardaerah," tutup Kendarjo.
Editor: Aspian Nur