Delapan puluh tahun lalu, 3 Desember 1945, sebuah peristiwa heroik terjadi. 7 Pegawai PU-Sapta Taruna gugur mempertahankan gedung ini, yang dahulu Departement Van Verkeer En Waterstaat, dan sekarang dikenal sebagai Gedung Sate, Bandung. Mereka gugur sebagai syuhada bangsa, mempertahankan gedung ini hingga tetes darah terakhir.
Perlawanan dan pengorbanan itu mewarisi nilai pengabdian yang tidak mengenal pamrih, nilai yang hingga kini menjadi fondasi lahirnya Hari Bakti PU.
Menandai satu tahun masa kerja Kabinet Merah Putih, Kementerian PU telah melaksanakan capaian penting di bidang infrastruktur yang berperan langsung dalam mewujudkan ketahanan air, pangan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang Infrastruktur.
Semua capaian ini adalah hasil kerja kolektif seluruh insan PU, yang bekerja dengan kesungguhan, ketelitian, dan komitmen tanpa henti di seluruh pelosok negeri.
“Saya juga berpesan agar nilai-nilai Sapta Taruna yang telah dirangkum dalam Sapta Bakti Insan PU terus menjadi landasan moral dan profesional berkarya sehari-hari, Selamat Hari Bakti PU ke-80,” demikian ujarnya. (adv/prokom04/han/ip)