Peristiwa yang diduga melibatkan tabung dan jalur pipa oksigen bertekanan tinggi itu memicu kepanikan di lingkungan perusahaan sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara, Pos Sektor Samboja Pesisir.
Kejadian bermula sekitar pukul 09.20 WITA ketika seorang karyawan melihat kepulan asap dari area pengisian gas. Tidak lama berselang, pada pukul 09.27 WITA, petugas keamanan perusahaan melihat asap tebal yang disertai suara letupan kecil dari titik yang sama.
Pemeriksaan cepat mengonfirmasi adanya kebocoran oksigen pada satu dari jalur pipa distribusi, yang kemudian tersulut hingga menimbulkan api.
Petugas perusahaan segera menekan tombol emergency shutdown untuk menghentikan aliran gas. Langkah cepat ini memberi waktu bagi tim pemadam kebakaran untuk segera bergerak.
Tim Damkar tiba di lokasi pada 09.54 WITA dan melakukan penanganan awal dengan penyemprotan water cannon serta penggunaan APAR Powder.
"Upaya pemadaman berlangsung intensif, mengingat area pengisian gas mengandung material bertekanan tinggi dan mudah terbakar jika terjadi eskalasi. Setelah bekerja selama kurang lebih 36 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada 10.30 WITA," kata seorang anggota Pos Damkar Samboja Barat.
Beruntung tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam kejadian ini. Namun beberapa kerusakan material ditemukan, termasuk panel kontrol otomatis, sejumlah tabung oksigen, dinding pelindung area yang menghitam karena panas serta atap bangunan yang mengalami kebocoran.
Akibat insiden ini, operasional PT Samator dihentikan sementara selama tiga jam untuk memastikan seluruh area dalam kondisi aman. "Dari damkar dan pihak terlibat telah melakukan pendinginan area hingga suhu stabil," sebutnya.
Editor: Aspian Nur