Bupati dr Aulia dalam amanatnya mengatakan, peringatan itu diharapkan dapat menjadi sarana apresiasi dan penghormatan masyarakat terhadap dedikasi seluruh guru dan para pendidik yang hebat, yang tiada kenal lelah berjuang di garis terdepan untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Kegiatan ini tidak lain bermaksud untuk memperkuat budaya penghargaan terhadap profesi guru. Karena Guru adalah arsitek utama peradaban yang memegang kunci kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Apresiasi yang layak tidak hanya berfungsi untuk menjaga marwah dan martabat pendidikan di mata masyarakat, tetapi juga menjadi energi vital yang memotivasi para pendidik untuk terus berinovasi dan mengabdi dengan hati, sehingga memuliakan guru pada hakikatnya adalah untuk memastikan tegaknya kemajuan bangsa dan daerah yang bermartabat.
Ia mengatakan dalam Kukar Idaman Terbaik, program sebelumnya yang baik akan dilanjutkan dan yang kurang disempurnakan. Pemkab memberikan atensi khusus pada pendidikan terutama para guru. Guru bisa bekerja dengan baik ketika diperhatikan kesejahteraannya, bukan hanya materi tapi penghargaan.
Kukar Idaman terbaik telah merumuskan program, meski anggaran turun tapi komitmen terkait kesejahteraan guru tak akan dikurangi.
“Kita sama-sama berjuang, jangan ragukan komitmen kami untuk para guru,” ujarnya. (adv/prokom04/si/mh)