Asisten III Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Dafip Haryanto turut hadir sekaligus ambil bagian sebagai peserta lari.
Dafip mengapresiasi gelaran Fun Run yang digagas PAPDI dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-68. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif karena berkontribusi dalam mendorong transformasi gaya hidup sehat di masyarakat.
“Informasi yang disampaikan oleh pengurus PAPDI kepada seluruh warga masyarakat agar bisa mengikuti pola hidup sehat dan tidak lagi nanti dengan para dokter spesialis penyakit dalam ketemunya pas pada saat sakit,” kata Dafip kepada Korankaltim.com, pagi ini.
Gagasan edukasi mengajak masyarakat sehat inilah yang diharapkan Pemkab Kukar untuk kebermanfaatan bagi masyarakat Kukar.
“Kami memberikan apresiasi terhadap kegiatan rangkai HUT ke-68 PAPDI dan tuan rumahnya di Kaltim di Kutai Kartanegara. Selamat ulang tahun semoga membawa masyarakat Kukar yang sehat dan kuat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSUD AM Parikesit, Martina Yulianti menyebutkan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak karena diselenggarakan secara serentak se-Indonesia dan untuk tahun ini dipusatkan di Kaltim.
“Kegiatannya ada fun run, zumba, pemeriksaan gratis, health talk kemudian juga ada peringatan untuk PAPDI lewat zoom ada berbagai kegiatan dan atraksi yang menarik. Untuk fun run ini ada doorprize seperti sepeda motor sepeda dan lain sebagainya dihadiri pengurus besar Perhimpunan Penyakit Dalam Indonesia,” sebutnya.
Para dokter dan konsultan ahli penyakit dalam ini berkumpul di Kukar untuk merayakan HUT PAPDI sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hidup sehat melalui aktivitas fisik dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Harapannya dengan suksesnya kegiatan ini, pertama masyarakat teredukasi dan kita menunjukkan bahwa ini lah Kaktim kepada seluruh PAPDI di Indonesia. Kami juga tunjukkan Kutai Kartanegara dan RSUD AM Parikesit. Kepada masyarakat harapannya agar lebih mengenal PAPDI itu organisasi yang diisi oleh dokter-dokter ahli atau konsultan di bidang penyakit dalam,” ucap Martina.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Pengurus Pusat PAPDI periode 2025–2028, Eka Ginanjar. Ia menjelaskan peringatan HUT ke-68 PAPDI tahun ini digelar serentak di seluruh Indonesia melalui 39 cabang yang tersebar di setiap provinsi.
Untuk tahun 2025, kegiatan dipusatkan di Kaltim, tepatnya di RSUD AM Parikesit Kukar. Ia menyebut rangkaian kegiatan tersebut digelar sebagai momentum perayaan ulang tahun sekaligus upaya melakukan edukasi serentak kepada masyarakat untuk bersama-sama membangun kesehatan Indonesia.
“Makanya tema nya membina dan menyala untuk kesehatan Indonesia. Seluruh Indonesia, di daerah lain juga ada fun run, fun walk, fun bike ada sosialisasi edukasi online baik di Instagram, Tiktok dan ada juga edukasi ke rumah sakit-rumah sakit secara serentak,” tegas Eka.
Editor: Erwin