Saat ini, realisasi penyaluran DBH dari Pemprov Kaltim baru mencapai 53 persen. Kondisi tersebut diduga terjadi karena capaian penerimaan provinsi juga belum mencapai target.
“Cuma memang belum tahu berapa sih sebenarnya realisasi terhadap target yang diperoleh provinsi tapi memang penyalurannya baru 53 persen. Mudahan di akhir tahun ini yang tinggal satu setengah bulan bisa tuntas penyalurannya,” katanya kepada korankaltim.com, Jumat (14/11/2025).
Ia menyebutkan DBH yang diperoleh Pemkab Kukar dari Pemprov Kaltim yaitu pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak air permukaan, pajak cukai rokok dan pajak alat berat. Adapun target pendapatan dari DBH pajak yang disebutkan ini Kukar diproyeksikan mendapatkan sekitar Rp700 miliar.
“Harusnya kita terima itu Rp700 miliar di bagi hasil kita, tapi mungkin baru tersalur Rp400 miliar itu termasuk dengan kurang salur yang tahun kemarin karena masih ada sekitaran Rp80 miliar belum tersalurkan. Tahun kemarin seharusnya terima Rp800 miliar,” sebutnya.
Joko mengungkapkan penerimaan DBH pajak dari pemprov dalam dua tahun terakhir cukup meningkat. Sementara untuk tahun 2025 ini akan sedikit mengalami penurunan karena penerimaan yang langsung di transfer ke pemerintah daerah.
“Pajak kendaraan bermotor dan balik nama kendaraan bermotor itu sudah di-option-kan (dialihkan penyalurannya, red) jadi ketika wajib pajak bayar maka itu langsung itu ditransfer ke kabupaten,” ungkapnya.
Dirinya tak menampik, teknis pengelolaan dan penyaluran keuangan baik pemerintah daerah, provinsi hingga pusat dalam setiap tahunnya selalu sama ritmenya. Peningkatan atau realisasi terhadap target itu yang paling besar menjelang triwulan terakhir.
“Jadi di akhir tahun itu realisasi tercapai, biasanya perekonomian kita itu kebiasaan ya, triwulan keempat itu cepat, triwulan satu terjadi penurunan, triwulan kedua meningkat sedikit, ketiga cukup tinggi baru yang paling tinggi di triwulan empat. Mudahan harapannya terkait pajak baik provinsi kabupaten dan bagi hasil di triwulan terakhir ini walaupun satu setengah bulan bisa dicapai dan disalurkan ke kabupaten/kota,” harapnya.
Editor: Erwin