Kepala Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti melalui Kabid Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kukar, Rini Sulistiyowati menyampaikan bahwa pihaknya konsisten melakukan pembinaan terhadap seluruh ormas di Kukar. Tujuannya agar organisasi kemasyarakatan mampu berperan nyata dalam menjaga ketahanan sosial serta memperkuat partisipasi warga di berbagai bidang.
“Kalau di bidang Ormas, biasanya kegiatan mereka berupa pelatihan, sosialisasi, atau kegiatan yang mengacu pada peraturan perundang-undangan terkait ormas,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya berorganisasi secara sehat dan bertanggung jawab. Dengan mengikuti aturan yang berlaku, ormas dapat menjadi wadah aspirasi yang produktif dan berdaya guna.
Ia menambahkan, pembinaan yang dilakukan Kesbangpol tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Hal ini penting agar ormas senantiasa menjadi bagian dari kekuatan sosial yang menjaga persatuan di tengah masyarakat majemuk.
“Terkait urusan ormas, sebenarnya sudah cukup jelas aturannya. Pengurus bisa mengurus SKL (Surat Keterangan Lapor) dan SKT (Surat Keterangan Terdaftar) sebagai bentuk legalitas, sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Rini menegaskan, tertib administrasi menjadi salah satu indikator kedewasaan sebuah organisasi. Dengan melengkapi dokumen dan melapor secara rutin, ormas menunjukkan komitmennya terhadap keterbukaan dan tanggung jawab kelembagaan.
Kesbangpol Kukar, juga terus mendorong agar setiap ormas di daerah memiliki kesadaran tinggi terhadap kewajiban pelaporan dan pembaruan data organisasi. Langkah ini penting agar pemerintah dapat melakukan pendampingan dan koordinasi secara tepat sasaran.
Berdasarkan data terakhir hingga tahun 2025, terdapat 33 organisasi kemasyarakatan yang aktif dan sudah melapor ke Kesbangpol Kukar. Jumlah ini mencerminkan meningkatnya kesadaran organisasi terhadap pentingnya administrasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah.
“Data tersebut mencakup berbagai kelompok seperti organisasi kemasyarakatan, sosial dan budaya,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pelaporan yang rutin membantu pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pemantauan aktivitas ormas agar tetap berjalan sesuai aturan. Selain itu, sistem pelaporan yang tertib juga menjadi bukti bahwa ormas di Kukar terus berkembang secara profesional.
“Setiap ormas memang wajib melapor agar aktivitasnya terpantau dan terarah. Ini penting supaya kegiatan yang dijalankan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Rini juga menyampaikan bahwa komunikasi yang baik antara ormas dan pemerintah merupakan kunci utama untuk menjaga stabilitas sosial dan politik di daerah. Kesbangpol Kukar berupaya menjadi jembatan yang memudahkan koordinasi tersebut agar sinergi terus terbangun.
Ia berharap seluruh pengurus ormas di Kukar terus meningkatkan semangat kebersamaan dan memperkuat kontribusi positifnya di tengah masyarakat. Dengan kolaborasi yang solid, peran ormas diyakini dapat mempercepat tercapainya tujuan pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan. (*/kk)