Sunggono dalam arahannya mengatakan Pemerintah Kabupaten Kukar menyambut baik dan mengapresiasi atas inisiasi dan pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut. Melalui pelatihan itu, tentunya diharapkan selain peserta memperoleh pengetahuan, keterampilan dan edukasi, juga diharapkan dapat meningkatkan kompetensi peserta dalam percepatan pencapaian target ketahanan pangan.
Menurutnya, inovasi dan terobosan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Loa Duri Ilir dan seluruh stakeholders, tentunya harus menjadi percontohan bagi desa-desa lain yang berada di Kukar.
”Keberhasilan ini diraih berkat inovasi badan usaha milik desa yang mengintegrasikan berbagai usaha, seperti peternakan ayam petelur, budidaya kambing, hingga pertanian jagung, ” ujarnya.
Lebih lanjut, Sunggono mengatakan Komitmen Pemkab Kukar terhadap pembangunan pertanian dalam arti luas sangat besar dan menjadi salah satu program prioritas utama dalam kebijakan pembangunan daerah.
”Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam pembangunan pertanian dalam arti luas, akan lebih dipertajam, diperluas dan difokuskan lagi melalui Program Kukar Idaman Terbaik, ” ungkapnya. (adv/prokom07/si/mh)