Plt Kepala DP3A Kukar Hero Suprayetno dalam laporannya mengatakan tujuan kegiatan tersebut diselenggarakan guna memberikan pemahaman terkait keberadaan PATBM kepada para Camat yang menjadi pemangku kepentingan di setiap kecamatannya masing-masing.
”Harapannya, melalui kegiatan ini kita bisa diskusikan bersama keberadaan PATBM sebagai ujung tombak, guna menekan angka kekerasan kepada anak, kemudian sebagai agen relawan yang nantinya akan berkoordinasi dan berkolaborasi bersama dalam mendukung Kabupaten Kukar sebagai kabupaten layak anak, ” ujar Hero.
Sementara itu, Sekda Kukar Sunggono ditemui setalah kegiatan mengatakan Pemerintah Kabupaten Kukar menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan sosialisasi tersebut, khususnya dalam rangka menjadikan Kabupaten Kukar sebagai kabupaten layak anak.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan, dipilihnya para Camat menjadi peserta tidak lain agar kedepan sosialisasi program PATBM bisa terus masif dilaksanakan di bawah kewenangan tali koordinasi para Camat, baik di tingkat kelurahan maupun desa yang ada di bawahnya.
”Kita berharap bahwa melalui Camat ini agar nanti sosialisasi kekerasan terhadap perempuan dan anak ini bisa lebih masif ditangani melalui kelembagaan yang ada di bawah Camat, khususnya di desa dan kelurahan, ” harapnya.
Sunggono berharap kedepan setelah kegiatan sosialisasi tersebut angka kekerasan terhadap perempuan dan anak akan semakin menurun setiap tahunnya, dirinya juga berharap peran para Camat bersama seluruh unsur masyarakat lainnya untuk ikut berperan aktif mensosialisasikan program PATBM di wilayahnya masing-masing.
”Dan Camat sebagai kepala wilayah kita harapkan mempunyai peranan penting penanganannya bersama seluruh masyarakat dan unsur masyarakat lainnya,” pungkas Sunggono. (adv/prokom07/si/mh)