Kegiatan yang dilangsungkan di Gedung Olah Bebaya Pendopo Lamin Etam, Samarinda mengusung tema “Membumikan Literasi, Menumbuhkan Generasi Emas” ini menjadi ajang puncak penghargaan literasi tahun 2025 yang mempertemukan para pelaku, pegiat, dan pemerhati literasi dari seluruh Kaltim.
Gubernur Kaltim Rudi Mas’ud bersama sang istri yakni Bunda Literasi Kaltim Syarifah Suraidah Rudy Mas'ud hadir langsung menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba. Penyerahan hadiah lomba turut disaksikan para kepala dinas perpustakaan kabupaten/kota, akademisi, organisasi profesi dan tamu undangan yang hadir penuh suka cita.
Penayangan video nominasi lomba mengawali rangkaian kegiatan dan acara juga diisi dengan penganugerahan penghargaan untuk tujuh kategori lomba peningkatan literasi, yakni Perpustakaan SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, Perpustakaan Desa, Lomba Resensi, Lomba Mewarnai, dan Lomba Puisi.
Sekretaris Diarpus Kukar Aji Yuli Midriani bersama Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Perpustakaan, Nur Azizah AB mengatakan pihaknya mengaku bersyukur pada ajang tingkat Provinsi Kaltim ini Kukar memborong tiga penghargaan dan satu kategori yakni Lomba Perpustakaan tingkat SMP, Kukar mampu menjadi Juara I dalam Gebyar Anugerah Literasi dan Talkshow Kaltim 2025.
Juara 1 Tingkat SMP se-Kaltim diraih Perpustakaan SMP Negeri 3 Tenggarong. Juara 2 Tingkat SMA se-Kaltim diraih Perpustakaan SMK Negeri 2 Tenggarong dan Juara 2 Tingkat Desa se-Kaltim diraih Perpustakaan Mahardika Desa Kota Bangun III.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat literasi di Kutai Kartanegara terus tumbuh dan berbuah hasil yang membanggakan.
“Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah, desa, dan masyarakat luas untuk terus mengembangkan budaya baca, meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, serta memperkuat peran literasi dalam membentuk masyarakat yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing. Kami akan terus berperan melakukan pendampingan dan bimbingan kepada perpustakaan-perpustakaan di Kukar agar sesuai standar perpustakaan nasional,” ucap Plt Kepala Diarpus Kukar Rinda Desianti didampingi Kabid Pembinaan Perpustakaan, Nur Azizah AB kemarin.
Terpisah, Kepala SMP Negeri 3 Tenggarong Sariyani mengaku bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih. Penghargaan ini diraih berkat pendampingan dan bimbingan dari Pemkab Kukar melalui Diarpus Kukar yang komitmen dalam upaya peningkatan peran perpustakaan yang inklusif.
“Terima kasih Dinas Kearsipan Perpustakaan Kutai Kartanegara, kami merasa bangga bisa mengalahkan 10 Kabupaten Kota di Kalimantan Timur terutama kota besar seperti Samarinda, Bontang dan Balikpapan,” ucap Sariyani. (*/kk)