Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Kukar Rinda Desianti serta dihadiri para tokoh masyarakat, perangkat desa, perwakilan organisasi kemasyarakatan, dan pemuda setempat.
Kegiatan yang berlangsung di aula kantor Kecamatan Loa Janan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai arti pentingnya partisipasi politik yang sehat, beretika, dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam sambutannya, Kepala Badan Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti, menegaskan bahwa pendidikan politik merupakan langkah penting dalam menciptakan masyarakat yang cerdas secara politik dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar. Ia menekankan bahwa demokrasi yang kuat harus ditopang oleh masyarakat yang memiliki literasi politik yang baik.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar sosialisasi, tetapi bagian dari proses pembelajaran bersama agar masyarakat dapat memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, serta berperan aktif menjaga stabilitas dan keamanan di lingkungannya masing-masing,” ujar Rinda.
Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan pendidikan politik di tingkat kecamatan menjadi strategi efektif untuk menjangkau langsung masyarakat akar rumput. Dengan demikian, pesan-pesan tentang pentingnya partisipasi politik dan pemilu yang damai dapat diterima secara langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, menjelang pelaksanaan pesta demokrasi baik di tingkat nasional maupun daerah, peran aktif masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah menjadi hal yang sangat penting. Masyarakat diharapkan dapat turut serta menciptakan suasana politik yang aman, damai, dan penuh tanggung jawab.
Ia menilai kegiatan pendidikan politik seperti ini sangat bermanfaat dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat mengenai arti penting demokrasi yang sehat.
“Kita berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin agar masyarakat semakin memahami proses politik dan tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks atau isu-isu yang dapat memecah belah persatuan,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta mendapat berbagai materi terkait dasar-dasar politik, sistem demokrasi di Indonesia, peran masyarakat dalam pemilu, serta pentingnya etika dalam berpolitik. Narasumber dari Badan Kesbangpol juga memberikan pemahaman mengenai peraturan perundang-undangan terkait pelaksanaan pemilu dan partisipasi politik masyarakat.
Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan politik yang terjadi di lingkungan sekitar. Beberapa peserta juga menyampaikan pandangannya tentang pentingnya keterlibatan pemuda dalam pembangunan politik yang positif di daerah.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, terutama dalam menyamakan persepsi mengenai arah pembangunan daerah yang berlandaskan prinsip demokrasi dan kebersamaan.
Rinda menambahkan, Kesbangpol Kukar akan terus melakukan kegiatan serupa di sejumlah kecamatan lainnya di Kutai Kartanegara sebagai bagian dari agenda pembinaan politik masyarakat tahun 2025. Tujuannya agar seluruh lapisan masyarakat dapat memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan demokratis.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Kutai Kartanegara siap menghadapi dinamika politik ke depan dengan bijak dan berintegritas. Pendidikan politik ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat wawasan kebangsaan dan menumbuhkan semangat cinta tanah air,” tegas Rinda.
Ia juga mengingatkan bahwa politik bukan semata tentang kekuasaan, melainkan tentang bagaimana masyarakat berkontribusi terhadap kesejahteraan bersama melalui partisipasi yang sadar dan bermartabat. Karena itu, setiap warga negara memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan NKRI melalui praktik politik yang beretika.
Kepala Kesbangpol Kukar itu mengajak seluruh peserta untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Ia berharap hasil dari kegiatan ini dapat disebarluaskan kepada masyarakat luas sehingga kesadaran politik yang sehat semakin tumbuh di tengah-tengah kehidupan sosial warga Loa Janan.
Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik Masyarakat Tahun 2025 ini berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kutai Kartanegara
"Semakin memahami arti penting demokrasi dan mampu menjadi bagian dari proses politik yang jujur, adil, serta berintegritas demi kemajuan daerah dan bangsa," pungkasnya. (*/kk)