Minggu (26/10/2025) kemarin, prosesi pembukaan portal perusahaan disertai ritual perdamaian adat menandai hal itu yang berjalan dengan aman, tertib dan sarat makna di Kelurahan Jahab, Kecamatan Tenggarong.
Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil peran penting dalam mengawal seluruh rangkaian kegiatan, memastikan situasi tetap kondusif tanpa gesekan.
Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar bersama pejabat utama Polres hadir langsung di lokasi, menunjukkan komitmen kepolisian dalam mendukung penyelesaian damai berbasis kearifan lokal.
Sebelum prosesi dimulai, jajaran Polres Kukar menggelar apel kesiapsiagaan di Mapolres yang dipimpin Kabag Ops Kompol Roganda. Apel ini menjadi bentuk kesiapan personel dalam pengamanan sekaligus upaya preventif terhadap potensi gangguan kamtibmas.
“Alhamdulillah, kami dapat melaksanakan ritual pembukaan portal dengan aman. Harapannya, seluruh pihak dapat menjaga kondusifitas dan menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur musyawarah,” kata Khairul kepada Korankaltim.com Senin (27/10/2025).
Polres Kukar akan terus mengawal proses perdamaian ini hingga tuntas sesuai arahan Kapolda Kalimantan Timur dan mengharapkan kerja sama antara perusahaan dan masyarakat adat tidak berhenti di sini, tetapi menjadi fondasi kuat untuk menciptakan hubungan yang saling menghormati dan menguntungkan kedua belah pihak.
“Kami ingin sinergi antara masyarakat adat dan pihak perusahaan terus terjalin. Dengan begitu, kegiatan ekonomi bisa berjalan, masyarakat juga tetap sejahtera, dan stabilitas sosial dapat terjaga,” ujar Khairul lagi.
Prosesi adat yang digelar saat itu berlangsung penuh khidmat. Doa bersama dipimpin para kepala adat dan dihadiri oleh perwakilan Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur, unsur Forkopimda Kukar, pihak perusahaan, serta masyarakat.
Puncak acara ditandai dengan pembukaan portal dan salaman antara perwakilan masyarakat dan manajemen PT BDAM simbol rekonsiliasi dan berakhirnya ketegangan yang sempat terjadi. Tak ada gesekan, tak ada penolakan. Justru suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di lapangan.
"Masyarakat menyambut baik kehadiran kami, ini juga menjadi jembatan komunikasi antara dua pihak," tutupnya.
Editor: Aspian Nur