Kebakaran diketahui pertama kali oleh seorang warga bernama Aidil, yang melihat kepulan asap tebal di sekitar gang. Laporan cepat tersebut membuat warga segera bergerak untuk membantu memadamkan api sebelum petugas tiba.
Kepala Disdamkar dan Penyelamatan Kutai Kartanegara (Kukar), Fida Hurasani, melalui Kepala Posko Sanga-Sanga, Gunawan, mengatakan tim pemadam langsung meluncur ke lokasi sesaat setelah menerima laporan dan mengerahkan tim dari tiga regu sekaligus.
“Begitu laporan masuk, anggota langsung meluncur. Api cukup cepat membesar karena lokasi padat rumah,” ucapnya, Minggu (12/10/2025).
Beruntung, kobaran api berhasil dikendalikan setelah petugas bersama relawan dan warga bahu-membahu melakukan pemadaman. Tepat pukul 22.46 WITA, api berhasil dipadamkan sepenuhnya tanpa menimbulkan korban jiwa.
“Kondisi terakhir di lapangan sudah aman, petugas memastikan tidak ada bara api tersisa,” tambahnya.
Sementara pemicu terjadinya kebakaran tersebut belum diketahui pasti penyebabnya.
Penanganan kebakaran ini melibatkan banyak pihak. Selain regu satu, dua, dan tiga dari Pos Damkar Sanga-Sanga, sejumlah relawan tanggap bencana juga turut membantu di lapangan, antara lain Redkar Kota Juang, Redkar Pendingin, Relawan Jalur Langit Palaran, dan Relawan Al Badar Bantuas. Personel dari Polsek dan Koramil Sanga-Sanga juga turun membantu pengamanan area.
Berbagai armada dan perlengkapan diturunkan untuk mempercepat proses pemadaman, di antaranya satu unit fire truck dan L300 Damkarmatan Sanga-Sanga, water truck milik PT Equalindo, hingga kapal suplai air bersih milik Hj Kupiansyah.
Dukungan juga datang dari PT MIM yang menurunkan sea truck serta perahu milik warga sekitar untuk membantu suplai air di lokasi. Oleh karenanya, Gunawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang turut berperan.
“Terima kasih kepada semua pihak, baik relawan, perusahaan, aparat TNI-Polri, maupun warga yang bergerak cepat. Kami selalu tekankan, Damkar tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat sangat penting dalam setiap proses penanganan kebakaran,” pungkasnya.
Editor: Erwin