Namun yang terpenting adalah bisa mengendalikan situasi massa yang tidak tertib, seperti demonstrasi/kerusuhan agar mampu dilakukan secara humanis, profesional dan tentunya sesuai standar operasional pelayanan.
“Karena pelatihan untuk meningkatkan kekompakan tim, kesiapan fisik, dan profesionalitas dalam menghadapi situasi sebenarnya di lapangan,” ujarnya.
Selanjutnya, kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Anggota Satpol PP dalam Pengendalian Massa/Penanganan Huru Hara”, Yang diikuti sebanyak 35 peserta anggota Satpol PP Kabupaten Kukar dengan materi, pengantar tusi Satpol PP/kebijakan, negosiasi/mediasi, psikologi massa, penjagaan, materi PHH, dan simulasi PHH. Dengan narasumber, Kasatpol PP Kukar, Sullanul Huda (Smile Group Yogjy), dan sebagai instruktur/pelatih dari SPN Polda Kaltim, Jonggon, Loa Kulu.
Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri melalui Asisten I berharap seluruh peserta pelatihan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pelatihan ini dengan serius/disiplin. Sehingga nantinya, ilmu, keterampilan/kemampuan yang didapat dari pelatihan ini, benar-benar dapat diimplementasikan di lapangan untuk menjaga keamanan, ketertiban/ketentraman di tengah-tengah masyarakat.
“Ingat bahwa peran strategis Satpol PP adalah membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang tertib, aman/damai,” harapnya.
Oleh karena itu, menjadi penting bagi anggota Satpol PP untuk senantiasa mengupgrade/meningkatkan kapasitas diri, dan kemampuannya dalam upaya menjaga ketertiban, ketentraman dan keamanan masyarakat. (adv/prokom05/si/mh)