Pada kesempatan itu, Aulia Rahman Basri memastikan penyaluran beasiswa Kukar Idaman tahap kedua segera direalisasikan setelah pembahasan Anggaran Perubahan 2025 rampung.
“Tadi BEM Unikarta sudah audiensi menanyakan kapan beasiswa Kukar Idaman tahap kedua akan diluncurkan atau dicairkan. Penambahan anggaran beasiswa itu sudah kami masukkan dalam anggaran perubahan tahun 2025,” jelas Aulia kepada Korankaltim.com usai pertemuan tersebut.
Pemkab Kukar telah menyiapkan alokasi sekitar Rp16 Miliar dalam anggaran perubahan untuk realisasi pembayaran beasiswa. Jumlah itu lebih besar dibandingkan tahap pertama yang baru mencapai sekitar 30 persen dari kebutuhan penerima.
“Kami mohon maaf kepada kawan-kawan sekalian, sebab lonjakan pemohon beasiswa pada periode sebelumnya meningkat 3–4 kali lipat. Namun, kami pastikan tahun depan hal ini tidak akan terulang lagi” tegasnya.
Meskipun dalam mekanisme perubahan anggaran biasanya tidak ada penambahan dana bahkan kerap terjadi pengurangan hingga Rp900 Miliar hingga Rp1 Triliun, pemkab tetap memprioritaskan program beasiswa.
“Kami mengalahkan kegiatan lain demi menyiapkan anggaran ini sebagai wujud komitmen meningkatkan sumber daya manusia di Kukar,” sebut Aulia lagi.
Beasiswa yang disiapkan tidak hanya menyasar mahasiswa S1 tetapi juga jenjang S2, S3, siswa SMA hingga santri di pesantren. “Anggaran ini sudah dimasukkan dalam anggaran perubahan dan saat ini masih dalam tahap pembahasan di DPRD,” kata Aulia.
Orang nomor satu di Kukar itu berharap masyarakat bersabar hingga pembahasan perubahan anggaran selesai.
“Sekarang menunggu waktu kapan perubahan anggaran tersebut diketuk Setelah itu, barulah beasiswa tahap kedua bisa dicairkan,” tutup Aulia.
Editor: Aspian Nur