Kegiatan digagas Ikatan Keluarga Madura Kabupaten Kutai Kartanegara (IKM Kukar). Masyarakat dari berbagai suku dan budaya membaur menjadi satu di lokasi kegiatan yang diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran dengan memanjatkan doa untuk kebaikan bersama.
Selanjutnya diiringi dengan lantunan shalawat nariyah dan puji-pujian yang ditujukan bagi Nabi Muhammad SAW. Demi menambah kemeriahan acara, panitia penyelenggara dengan mendapat dukungan dari masyarakat merangkai beberapa tumpukan atau gunungan dari hasil kebun, hasil panen buah-buahan juga makanan hingga lembaran uang untuk sama-sama dibagi-bagikan kepada mereka yang hadir.
Ketua IKM Kukar Moh Samhujiyono Azam disela kegiatan menjelaskan, Dzikro Maulid Nabi Muhammad SAW mengusung tema “Menghidupkan Nilai-Nilai Keteladanan Rasulullah dalam Kehidupan Masyarakat”, menghadirkan KH Abdu Ali Hasan Alawiy sebagai penceramah.
“Berkah turun ditandai dengan gerimis, Alhamdulillah kegiatan yang digagas Ikatan Keluarga Madura Kukar berjalan dengan lancar, terima kasih untuk semua yang terlibat,” kata Azam kepada Korankaltim.com.
Acara sederhana dengan suasana keakraban. KH Abdu Ali Hasan Alawiy dalam ceramahnya menceritakan sepenggal kisah terkait perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW dalam berinteraksi sosial bersama para sahabat dan umatnya di masa itu.
Diceritakan bahwa, pentingnya menanam kebaikan apapun semasa kita masih diberi kesempatan usia oleh Allah SWT. “Sebagai wujud kita meneladani Rasulullah Nabi Muhammad SAW ialah kita taat dan konsisten melakukan kebaikan, kita sebagai manusia pasti punya kesalahan dan kekurangan, oleh karena itu mintalah ampunan, sebesar apapun dosa kita, kalau kita memohon ampun pasti dimaafkan Allah. Selain itu yang utama adalah jangan lupakan salat lima waktu,” ujar Hasan.
Usai tausyiah, selanjutnya dibacakan doa untuk kebaikan dan keberkahan bersama serta ditutup dengan makan bersama seluruh masyarakat yang hadir.
Editor: Aspian Nur