"Ini luar biasa ya. Ada 74 hektare lahan bekas tambang menjadi lahan sawah aktif dan produktif dikelola masyarakat," katanya.
Menurut Wagub Seno, kerja Kitadin mengaktifkan kawasan pascatambang bisa menjadi contoh perusahaan tambang batu bara lainnya di Kaltim.
Terlebih Kaltim telah mendapat tugas dari Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung mewujudkan swasembada pangan nasional hingga akhir 2025.
"Lahan Kitadin yang ada ini harus dikembangkan hingga 200 hektare. Dan itu harus juga dilakukan semua perusahaan tambang di Kaltim," ungkapnya.
Saat ini, diakui Wagub Seno, Pemerintah Provinsi Kaltim memiliki satuan tugas yang terdiri organisasi perangkat daerah terkait mengawasi kegiatan pertanian tanaman pangan di daerah, termasuk perusahaan.
"Kita ada Bu Yana (Kadis Pangan TPH) dan Pak Bambang (Kadis ESDM), nanti mengawasi dan memastikan setiap perusahaan pertambangan setidaknya memiliki kawasan produktif 200 hektare lahan sawah aktif untuk mendukung swasembada pangan Kaltim," sebutnya.
Presiden Direktur Kitadin/IMM Ignatius Wurwanto mengatakan kegiatan produktif di lahan bekas tambang PT Kitadin Site Embalut telah dilaksanakan mulai tiga tahun lalu sejak berakhir masa operasi pada 2022. "Ini tahun ketiga kita melaksanakan panen raya padi dan setiap tahunnya bisa tiga kali panen," jelasnya.
Program pascatambang PT Kitadin dilaksanakan kegiatan reklamasi bentuk lain di lahan bekas tambang seperti pencetakan sawah 74 hektare (Desa Kerta Buana) dan budidaya jagung 100 hektare (Desa Embalut).
Ditambahkannya, dalam kawasan budidaya padi dan jagung juga terdapat wadah pascapanen berupa rumah penggilingan padi dan pengolahan jagung. "Produktivitas padi kita masih variatif kisaran 4,5 hingga 6 ton per hektare," sebutnya.
Sebelum panen padi, Wagub Seno Aji bersama Presiden Direktur Kitadin Ignatius Wurwanto serta jajaran manajemen PT Kitadin melakukan penanaman pohon buah.
Hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Kutai Kartanegara Ahyani Fadianur, anggota DPRD Kutai Kartanegara, Direktur IMM Era Tjahya Saputra, Kepala Dinas ESDM Bambang Arwanto, Kepala Dinas Pangan TPH Siti Farisyah Yana, KTT IMM Eddy Susanto, Mine Closure Head Bonifasius Tritra Tipa, Camat Tenggarong Seberang Tego Wiyono, Kades Kerta Buana I Dewa Ketut Adi Basuki dan Kades Embalut Yahya, petani dan tokoh masyarakat. (*/yans/sul/ky)