Ketua RT 11, Wahyudin Nur menjelaskan, lomba-lomba ini bertujuan untuk menanamkan semangat kemerdekaan sejak usia dini.
Sejumlah lomba yang digelar tersebut di antaranya adalah lomba makan kerupuk, bawa kelereng dalam sendok dan lomba berjoget.
“Selain itu, kegiatan ini juga untuk menyambut HUT ke-243 Kota Tenggarong di bulan September. Sehingga dalam pelaksanaannya kita gunakan bahasa Kutai dalam rangka melestarikan budaya dan bahasa lokal,” kata Ketua RT 11, Wahyudin Nur.
Sementara itu, Lurah Sukarame, Muhammad Zulkifli yang turut hadir dalam kegiatan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan. Dirinya menyatakan akan terus mendukung upaya dalam menanamkan semangat kemerdekaan pada anak-anak.
“Kami juga mendukung dan mengapresiasi upaya dari RT 11 dalam melestarikan budaya lokal, khususnya bahasa Kutai menjelang HUT Kota Tenggarong ini,” tuturnya.
Zulkifli inginkan, kegiatan semacam ini dapat kembali diadakan untuk tahun-tahun mendatang dengan lebih meriah dan lebih baik lagi.
Sejumlah hadiah sudah dipersiapkan bagi para peserta, baik yang menang maupun kalah. Hadiah ini disiapkan agar tidak ada anak yang merasa kecewa karena belum berhasil memenangkan perlombaan.
Selain menyediakan hadiah bagi para peserta, lomba ini juga dirangkai dengan pembagian doorprize berupa paket sembako yang semakin menambah semaraknya kegiatan.
Adapun pelaksanaan lomba ini bersumber dari bantuan Rp50 juta per RT yang di dalamnya mencakup peringatan hari besar nasional/kegamaan. Bantuan ini merupakan salah satu program Kukar Idaman Terbaik dari Pemkab Kukar.
Editor: Erwin