Puluhan pejabat, pegawai, dan staf struktural Perumda Tirta Mahakam tampak kompak berbaur, mengenakan seragam putih dengan corak biru muda. Mereka mengibarkan bendera Merah Putih dan bendera berlogo Perumda Tirta Mahakam sembari berjalan penuh semangat.
Aksi para “tukang ledeng” ini dimulai dari kawasan Jembatan Repo-Repo dan berakhir di panggung kehormatan Taman Kota Raja, Tenggarong.
“Ini bukti kecintaan kita terhadap bangsa dan Negara kita yang tahun ini genap berusia 80 tahun. Tentu semangat juang tinggi ini harus kami tunjukkan kepada masyarakat Kutai Kartanegara, Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju,” kata Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Suparno didampingi Asisten Manajer Humas dan Protokol, Ali Murdani kepada Korankaltim.com disela kegiatan pawai pagi tadi.
Kemeriahan mengikuti pawai pembangunan ini juga sebagai momentum untuk kembali meningkatkan sinergitas antar internal Perumda Tirta Mahakam dan seluruh stakeholder.
Dirinya menegaskan pekerjaan untuk pemenuhan kebutuhan dasar air bersih menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya tugas Tirta Mahakam semata. Untuk itu, diperlukan kolaborasi dan elaborasi semua komponen di jajaran pemerintahan dan seluruh stakeholder yang berkepentingan.
“Tagline Perumda Tirta Mahakam yaitu Rakat Etam Betulungan, nah semangat gotong royong ini juga harus kita kobarkan dalam upaya bersama memberikan pelayanan terbaik untuk pemenuhan kebutuhan dasar air bersih di 20 kecamatan dan untuk memenuhi ekspetasi tersebut Tirta Mahakam tersebar ada sebanyak 35 cabang dan rantong di seluruh kecamatan,” tegasnya.
Diketahui, pada saat finish di panggung kehormatan, puluhan tukang ledeng Tirta Mahakam ini memberikan kue ulang tahun sekaligus mengucapkan selamat berulang tahun untuk Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.
“Ya kita ucapkan selamat ulang tahun ke Pak Bupati dan memberikan buket serta boneka Busu Ranam dan Mbok Ranam kepada beliau dan istri,” pungkasnya.
Editor: Erwin