Pria berusia 33 tahun itu saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia dan posisi penemuannya berjarak 27 kilometer dari titik awal dinyatakan hilang.
Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar Eko Suryawinata Rabu (6/8/2025) hari ini menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal dunia, SF bersama temannya berenang dari kapal dengan tujuan menyeberangi sungai dihari kejadian.
“Saat itu temannya sudah berhasil menyeberang tapi SF masih berada di tengah sungai dan sempat berteriak minta tolong. Saat rekannya hendak menolong dia sudah hilang tenggelam,” kata Eko.
Peristiwa itu segera dilaporkan kepada aparat setempat dan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari unsur BPBD Kukar, Basarnas Balikpapan, relawan hingga warga sekitar langsung diterjunkan untuk melakukan pencarian. Operasi SAR resmi dimulai sebagai bagian dari penanganan kondisi membahayakan manusia.
Hari kedua operasi pencarian yaitu hari ini, tim pencarian menerima laporan dari seorang warga Desa Muai yang melihat tubuh manusia mengambang di aliran Sungai Belayan, tepatnya di RT 05 Desa Muai, Kecamatan Kembang Janggut.
Tim Gabungan langsung menuju lokasi dimaksud untuk melakukan evakuasi, setelahnya dibawa ke Puskesmas Kembang Janggut untuk dilakukan visum sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Editor: Aspian Nur