Bawa Misi Kemanusiaan, Dokter Asal Kukar Ini Berangkat Ke Palestina
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Berangkat ke Palestina demi misi kemanusiaan, itulah yang dilakukan Bambang Surip.
Dokter di Kutai Kartanegara itu Selasa (5/8/2025) hari ini berangkat ke negara yang sedang berkonflik dengan Israel itu bersama para relawan lainnya.
Sejatinya ada enam dokter yang akan diberangkatkan pada misi kemanusiaan yang akan berlangsung tiga pekan untuk rencana waktu paling cepat ini namun hanya tiga yang berangkat karena dua orang dokter lainnya belum lolos seleksi untuk bisa berangkat dan satu orangnya lagi mengundurkan diri dengan Bambang Surip merupakan satu-satunya dokter yang berasal dari luar pulau Jawa.
“Niat dan tujuan hanya satu, membantu masyarakat di sana yang sedang dalam kesulitan. Kebetulan saya di bidang kesehatan, maka bantuan saya dalam bentuk pelayanan kesehatan,” kata Bambang Surip yang merupakan dokter spesialis anak ini kepada Korankaltim.com saat berada di bandara jelang keberangkatan pagi tadi.
Bambang Surip bergabung dalam misi kemanusiaan ke Palestina ini bersama tim Emergency Medical Team (EMT) ke-40, yang difasilitasi oleh Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) dan Rahma Worldwide yang merupakan organisasi kemanusiaan berbasis di Amerika Serikat.
Keberangkatan dokter yang berusia 60 tahun ini ke wilayah konflik tersebut bukan keputusan mendadak melainkan panggilan jiwa yang sudah lama ia rasakan dan sejak lama dirinya sudah mendaftar untuk bisa diberangkatkan. Pengalaman pribadi bertugas di wilayah konflik pernah Bambang Surip rasakan yakni keterlibatannya dalam penanganan memberikan pelayanan kesehatan di Poso, Sulawesi Tengah yang terjadi pada 1998-2001 lalu.
“Saya berharap makin banyak lagi teman-teman datang membantu masyarakat Palestina, tapi yang paling utama berharap agar penindasan ini segera berakhir. Mudah-mudahan saya bisa berbuat yang terbaik bagi masyarakat Palestina walaupun apa yang saya lakukan tidak seberapa berarti,” tegas Bambang Surip yang juga Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kukar ini.
Editor: Aspian Nur










