Senin (4/8/2025) pagi kemarin, Yarhan dan keponakannya Mentari yang dilaporkan hilang sejak Minggu (3/8/2025) lalu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kutai Kartanegara (Korlap BPBD Kukar) Eko Suryawinata, mengonfirmasi penemuan tersebut. Yang pertama ditemukan Adalah Yarhan, pria berusia 30 tahun sekitar pukul 06.25 WITA dengan jarak sekitar 1 kilometer dari titik dugaan awal tenggelam.
“Ditemukan warga sudah meninggal dunia,” kata Eko kepada Korankaltim.com Selasa (5/8/2025)
Hanya berselang 13 menit, tim gabungan kembali menemukan Mentari, bocah berusia 9 tahun yang merupakan keponakan Yarhan. Bocah kelas 3 SD itu ditemukan pada pukul 06.38 WITA disekitar keramba milik warga, berjarak sekitar 2 kilometer dari titik awal pencarian.
Keduanya langsung dievakuasi oleh tim gabungan. Proses pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan sungai menggunakan perahu karet dan speedboat serta pengamatan dari tepi sungai.
Kini keduanya telah diserahkan kepada pihak keluarga. “Upaya maksimal telah kami lakukan sejak laporan pertama diterima. Personel kembali ke satuan masing-masing,” ujar Eko lagi.
Diberitakan sebelumnya, dua warga Desa Embalut dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam dan keduanya memiliki hubungan keluarga sebagai paman dan keponakan.
Mereka meninggalkan rumah sekitar pukul 09.00 WITA pagi hari. namun hingga sore hari tak kunjung kembali. Keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun tidak membuahkan hasil. Perahu yang diduga digunakan ditemukan dalam kondisi terbalik sekitar pukul 17.30 WITA di dekat ponton yang berada di wilayah RT 11 Desa Embalut.
Editor: Aspian Nur