FN, pria berusia 37 tahun, diberitakan sebelumnya tenggelam di Sungai Mahakam kawasan Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar) saat melakukan pengecekan kapal tongkang milik perusahaan sekitar pukul 00.00 WITA malam kemarin.
Rekaman CCTV menunjukkan detik-detik FN terjatuh ke sungai sesaat setelah menegur seorang pemancing yang berada di sekitar area perusahaan karena kawasan itu memang rawan orang terjatuh.
FN sempat menelepon temannya sesame sekuriti untuk merapat ke tempat dirinya berada, namun saat temannya datang pria itu terlihat memanjat pagar pembatas atau railing kapal tongkang kemudian terjatuh.
FN ditemukan sekitar lima meter dari lokasi awal diduga jatuh (LKP) dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Koordinator lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar Eko Suryawinata mengonfirmasi FN ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim gabungan yang telah melakukan penyisiran sejak dini hari tadi. “FN berhasil ditemukan pagi ini dan dalam tahap evakuasi. Lokasinya tidak jauh dari titik terjatuh semalam, hanya sekitar lima meter ke arah hilir,” kata Eko kepada Korankaltim.com pagi tadi.
Penanganan terhadap jasad FN dilakukan sesuai dengan protokol keselamatan dan prosedur penanganan jenazah di perairan. "FN telah diantarkan ke RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda dan diserahkan kepada pihak keluarga dan regu kembali ke satuan masing-masing," tutup Eko.
Editor: Aspian Nur