Insiden tersebut terjadi di area dermaga perusahaan yang berlokasi di Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan.
Kasatpolairud Polres Kutai Kartanegara, AKP Benedict Jaya menjelaskan bahwa korban terakhir kali terlihat sedang melakukan patroli keamanan rutin di sekitar tongkang BBM milik perusahaan.
"Korban sempat menegur seorang pemancing yang berada di dekat tongkang Wanasari. Setelah itu, korban berjalan menuju tongkang Adi Raya dan terlihat memanjat pagar pengaman sebelum akhirnya hilang dari pandangan," ungkapnya saat dikonfirmasi Korankaltim.com.
Selanjutnya, sekitar pukul 08.00 Wita, sebuah rekaman video dari CCTV dikirimkan oleh salah satu karyawan. Rekaman tersebut memperlihatkan detik-detik saat korban terjatuh ke sungai dan diduga tenggelam.
Tim gabungan yang terdiri atas Direktorat Polairud Polda Kaltim, Satpolairud Polres Kukar, BPBD Kukar, Damkar Kukar, serta sejumlah relawan seperti Reload, Damba, Kamaseku, dan PMR, segera diterjunkan untuk melakukan upaya pencarian korban.
Operasi pencarian dilakukan secara intensif di sekitar titik koordinat 0.5855 LS dan 117.0601 BT.
"Seluruh unsur SAR telah kami turunkan, Saat ini pencarian terus dilanjutkan dengan metode penyisiran sungai dan penyelaman Kami juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak untuk mempercepat proses evakuasi," tandasnya.
Editor: Erwin