"Keluhan ini sudah lama disampaikan anggota dewan tapi secara plan kami sudah punya. Kami meyakinkan bahwa yang disampaikan ini sudah masuk program di 2025, makanya kami minta kontak person ketika monev di lapangan tepat sesuai rencana dan mengusulkan ke dinas Perkim supaya semua bisa terkover," kata Suparno didampingi Asisten Manajer Humas dan Protokol Ali Murdani, Minggu (27/7/2025).
Lanjutnya, kapasitas Perumda Tirta Mahakam selama ini diakuinya belum bisa kontinuitas dalam mendistribusikan air bersih terutama di dataran tinggi, kemudian jaringan yang ada sejak dulu hanya pipa berukuran 2 inch dan untuk ukuran seperti itu maksimal bisa melayani 25-50 rumah saja.
"Yang terjadi sekarang Loa Duri itu pesat sekali ratusan rumah, program kami yaitu peremajaan atau pembesaran jaringan yang masuk ke gang-gang sebagaimana yang diinginkan warga setempat, tetapi tidak kalah pentingnya yaitu ketersediaan air dulu baik di Bakungan maupun dari Loa Janan ini selesai pembangunannya sehingga bisa saling dorong interkoneksi," terangnya.
Kondisi saat ini pada cakupan layanan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bakungan dan Loa Janan masih berjalan masing-masing. Ia berharap kegiatan dapat berjalan lancar di tahun ini.
"Ini seperti harapan warga di Loa Duri Ulu, Dusun Masaping dan kalau yang ulu itu Dusun Durung yang masuk wilayah layanan baru, harapan kita semuanya bisa terlayani secara kontinuitas," tegasnya.
Editor: Erwin