Kegiatan ini turut menggandeng jajaran Satpol PP Kukar, Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar.
“Kami dari Satlantas Polres Kukar melaksanakan kegiatan operasi patuh yang di mana untuk kegiatan difokuskan di gedung PKM agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” kata Kepala Satlantas Polres Kukar AKP Ahmad Fandoli disela-sela kegiatan kepada Korankaltim.com, sore tadi.
Lanjutnya, Kegiatan penindakan dalam Operasi Patuh dilakukan dengan pendekatan humanis, yang difokuskan pada tujuh prioritas pelanggaran lalu lintas.
Pertama, pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara. Kedua, pengendara di bawah umur. Ketiga, pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang. Keempat, pengendara yang tidak menggunakan helm berstandar SNI atau sabuk pengaman. Kelima, pengemudi yang berada di bawah pengaruh alkohol atau obat terlarang. Keenam, pengemudi yang melawan arus dan ketujuh, pengemudi yang melebihi batas kecepatan.
“Fokus kendaraannya kita periksa itu pengendara roda dua, roda empat, roda enam atau lebih. Untuk roda dua dan roda empat yang pasti tujuh dari atas pelanggaran itu kami tekankan,” sebutnya.
Kemudian untuk pengendara roda enam atau lebih, Satlantas Polres Kukar beserta jajaran memfokuskan jika menemukan pengendara yang over dimensi dan over loading (odol) pihaknya masih dalam tahapan sosialisasi, yakni dilakukan imbauan agar untuk mengubah bentuk ke setelan pabrik agar tidak over dimensi dan over loading.
“Harapannya dengan adanya operasi patuh ini masyarakat Kutai Kartanegara lebih tertib lagi, lebih patuh ketika berkendara. Kemudian untuk kelengkapan berkendara senantiasa dilengkapi dan yang pasti semoga dalam adanya operasi ini masyarakat agar bisa terhindar dari kecelakaan lalu lintas,” harapnya.
Editor: Erwin