Pertemuan berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Kukar ini resmi dibuka oleh Wakil Ketua II TP PKK Kukar, Yulaikah Sunggono.
Dalam sambutannya, Yulaikah menyampaikan apresiasi atas kunjungan TP PKK Kaltara serta menekankan pentingnya saling berbagi inovasi dan program antar wilayah.
“Kunjungan ini menjadi momentum berharga untuk saling belajar, bertukar gagasan, serta memperkuat kolaborasi antar daerah dalam mengembangkan program PKK yang adaptif dan berdampak langsung pada masyarakat,” ungkap Yulaikah.
Hal senada ditambahkan Kepala DPMD Kukar Arianto menyatakan kegiatan ini menjadi momen penting dalam mempererat sinergi antar daerah dalam upaya pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Terima kasih atas kunjungan yang dilakukan tim PKK Katara. Kami berharap sinergitas antar PKK ini dapat terus terjalin dan terjaga dengan baik, tentunya dengan tujuan yang sama untuk terus memberdayakan keluarga sejahtera dan masyarakat yang berdaya,” kata Arianto.
Merespons terkait anggaran TP PKK di Kukar yang menjadi salah satu inspirasi TP PKK Kaltara berkunjung ke Kukar, Arianto menjelaskan bahwa setelah dilakukan pendalaman, dinyatakan peran PKK merupakan salah satu mitra strategis pemerintah.
“Setelah kita lihat dan dalami peran fungsi keberadaan PKK di Kukar mulai tingkat kabupaten, kecamatan, desa kelurahan itu sangat strategis untuk membantu tugas pemerintah. Kita lihat pada saat menangani stunting, bagaimana anggota PKK ikut bergerak bersama pemerintah daerah dan sukses,” jelasnya.
Menurutnya ketika penanganan stunting dinilai sukses, tentu di dalamnya ada peran penting dari PKK, ditambah dengan peran Pokja - Pokja yang berkaitan dengan masalah PAUD, kesehatan ibu dan anak, hingga masalah pembinaan keluarga. Hal ini juga dinilai menjadi tanggung jawab pengurus TP PKK Kukar.
“Jika itu bisa dibuktikan oleh pengurus PKK maka dengan perannya yang jelas seperti itu Pemkab Kukar tentu siap untuk memberikan anggaran. Alhamdulillah anggaran yang kita berikan cukup besar itu juga berbanding lurus dengan manfaat yang diberikan PKK,” tegas Arianto.
Pimpinan Rombongan TP PKK Kaltara Kornie Serliany Ingkong Ala selaku Staff Ahli Bidang l Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kaltara menyampaikan kekaguman terhadap semangat dan pencapaian TP PKK Kukar, khususnya dalam pemberdayaan perempuan dan keluarga berbasis potensi lokal.
“Tadi kami sempat berbincang dengan pengurus TP PKK, dan sangat mengapresiasi anggaran TP PKK Kabupaten Kukar disebut sekitar 5-6 miliar dan ini juga menjadi alasan kami untuk melakukan kunjungan ini. Agar tahu bagaimana caranya,” ungkap Kornie.
Ia mengaku anggaran PKK di Kaltara sekitar 3 miliar. Padahal secara geografis diakuinya Kaltara dan Kaltim kurang lebih sama. Kaltara merupakan pecahan dari provinsi Kaltim. Bahkan Kaltara beberapa wilayah juga ada daerah hulu seperti di Kukar yang susah dijangkau melalui akses darat. Kornie menilai Kukar mempunyai inovasi yang baik.
“Kukar menjadi inovasi dan inspirasi kami untuk mendapatkan pembelajaran agar bisa diaplikasi di wilayah kami. Harapan kami akan mempererat silaturahmi ini dan terus solid antar wilayah karena kita punya satu tujuan PKK, yaitu untuk semakin berdampak bagi keluarga sejahtera dan memberdayakan masyarakat,” harap Kornie. (*/kk)