Insiden tersebut terjadi karena kapal ponton melintas terlalu dekat dengan pemukiman warga yang berada di tepi sungai.
Menurut keterangan warga, Nurul, bahwa kapal ponton tersebut nyaris menabrak sebuah perahu kecil yang sedang digunakan oleh tiga orang warga lanjut usia.
“Kami berteriak agar mereka segera menepi. Di atas perahu itu ada kakek dan nenek. Kami khawatir mereka tidak sempat menghindar,” jelasnya, Rabu (25/6/2025).
Tak lama setelah insiden nyaris tabrakan itu, kapal ponton tersebut benar-benar menabrak perahu lain milik warga yang biasa digunakan untuk mencari nafkah. Benturan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada perahu dan membuat warga sekitar panik.
Kapolsek Kota Bangun, AKP Ribut juga membenarkan adanya laporan insiden tersebut. “Benar, kami menerima informasi tentang kejadian itu. Saat ini personel kami bersama tim Polairud sedang menuju lokasi untuk mengumpulkan data dan menyusun kronologis lengkapnya,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Meski insiden ini cukup mengejutkan, AKP Ribut memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Untuk saat ini kami belum bisa merinci kerugian materil karena anggota masih berada di lokasi. Tapi yang jelas, tidak ada korban jiwa,” tandasnya.
Editor: Erwin