Insiden ini mengakibatkan semburan material yang masuk ke anak sungai dan mengalir ke Sungai Sanga-Sanga, yang merupakan sumber air baku Intake Perumda Tirta Mahakam (Tirma) Cabang Sanga-Sanga.
Karena menurunnya kualitas air, Perumda Cabang Sanga-Sanga terpaksa menghentikan sementara operasional produksi mereka.
Mengingat pada tanggal 22 hingga 27 Juni 2025 di Kecamatan Sanga-Sanga akan diselenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan yang tentunya memerlukan pasokan air yang lancar, maka dengan mempertimbangkan hal tersebut mereka memutuskan untuk tetap mendistribusikan air kepada pelanggan. Namun, air yang didistribusikan hanya diperuntukkan bagi kegiatan mandi, cuci, dan kakus (MCK), dan tidak untuk dikonsumsi.
“Pengumuman tersebut sudah kami sebar luaskan ke masyarakat, artinya air hanya boleh digunakan untuk MCK. Kami juga sudah cepat tanggap bersama Pertamina melakukan pengecekan bersama, di hadiri Muspika untuk di IPA Sanga-Sanga,” ungkap Plt Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam, Abdul Latif didampingi Asisten Manajer Humas dan Protokol Ali Murdani kepada Korankaltim.com, Minggu (22/6/2025).
Lanjutnya, hari ini akan dilakukan tindaklanjut dengan melaksanakan tes penggunaan bahan kimia Poly Alumunium Chlorida (PAC) dan adsorpsi menggunakan media filter karbon aktif.
“Pagi tadi sudah sampai bahan kimia PAC dan media filter karbon aktif di IPA Sanga-Sanga. Bahan-bahan ini yang menyediakan dari pihak Pertamina. Mudah-mudahan penggunaan bahan kimia PAC dan adsorpsi dengan media filter karbon aktif dapat optimal menghilangkan minyak dan hidrokarbon,” tuturnya.
Editor: Erwin