Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kutai Kartanegara (Disdamkar Matan Kukar) Fida Hurasani menyebut mereka mendapat laporan pada Rabu (11/6/2025) pagi tadi sekitar pukul 09.32 WITA dan pencarian awal langsung dilakukan dengan lokasi awal disekitar Jalan Perjiwa, Desa Teluk Dalam.
"Dari rekaman CCTV, pemancing itu terakhir terlihat naik sebuah kapal tongkang hisap pasir seorang diri pada malam hari, meski tidak diketahui secara pasti pukul berapa malam itu," jelas Fida.
RAS sendiri menurut informasi dari temannya memang terbiasa memancing sendirian dan biasanya pulang sekitar pukul 01.00 WITA dini hari. Namun sejak malam hingga pagi hari tadi RAS tak kunjung pulang. Kecurigaan muncul saat ditemukan sejumlah barang miliknya disekitar lokasi memancing yaitu sebuah pancingan, jaket dan tas yang ditinggalkan tak bertuan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Disdamkar Matan Kukar langsung menerjunkan dua unit perahu, yakni Boat Polytelin dan Rubber Boat, untuk melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai yang menjadi titik hilangnya korban.
Upaya penyisiran dilakukan dengan penuh kehati-hatian, mengingat medan cukup sulit dan arus sungai yang cukup deras.
Fida menyebutkan operasi pencarian dilakukan bersama warga setempat dan pihak kepolisian. “Kami terus melakukan penyisiran bersama tim, semoga korban dapat ditemukan secepatnya,” harap Fida.
Editor: Aspian Nur