Pertemua dilakukan di Ruang Rapat Lantai II Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Tenggarong, Selasa (10/6).
“Kami merasa terhormat dan menyambut baik kehadiran Bapak Ibu meski melalui virtual zoom meeting, dalam rangka menilai secara langsung komitmen dan implementasi kebijakan kami dalam mewujudkan Kabupaten Kutai Kartanegara menuju Layak Anak,” kata Ahyani.
Dalam paparannya, Asisten II Setkab Kukar menjelaskan anak adalah investasi masa depan bangsa dan merupakan generasi penerus yang menentukan masa depan bangsa. Kesejahteraan anak hari ini akan memengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Membentuk ekosistem yang ramah anak akan menciptakan generasi yang cerdas, sehat, tangguh, dan berkarakter.
“Kami menyadari bahwa mewujudkan Kabupaten Layak Anak bukanlah pekerjaan instan, melainkan membutuhkan proses berkelanjutan, sinergitas dan kolaborasi semua pihak, serta partisipasi aktif masyarakat. Namun masih banyak tantangan yang kita hadapi, kasus kekerasan terhadap anak, eksploitasi, bullying, pernikahan usia anak, anak jalanan, dan lain-lainnya,” jelasnya.
Ada anak-anak yang belum memiliki akta kelahiran, tidak mengenyam pendidikan, ataupun hidup tanpa pengasuhan yag layak. Maka, perlu dilakukan intervensi strategis multisektor dari pemerintah daerah dengan pendekatan holistik dan terintegrasi.
“Maka dari itu Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berkomitmen penuh untuk melindungi hak-hak anak serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Upaya itu kami wujudkan melalui kolaborasi lintas sektor,” sebutnya.
Ahyani berharap, melalui kegiatan verifikasi lapangan ini, Tim Verifikator dapat melihat secara virtual tour tentang praktik-praktik baik di sembilan layanan pemenuhan hak anak. Disamping sembilan layanan pemenuhan hak anak, Kutai Kartanegara mempunyai beberapa inovasi terkait pemenuhan hak anak antara lain RaGa PanTAS, Bakti Pantas, Rumah Balita Sehat Giat dan Ceria (Rumah Bahagia), Kutai Kartanegara siap mendampingi dan Melindungi (Kidung), Pusat Layanan Perempuan dan Anak (Mall Layanan Perempuan dan Anak/MPPA).
Inovasi-inovasi tersebut diinisiasi sebagai upaya intervensi pemenuhan hak anak untuk tumbuh dan berkembang dengan optimal. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai program dan kebijakan yang mendukung kesejahteraan anak.
Sementara itu Plt Kepala Dinas PPPA Kukar Hero Suprayetno mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama semua pihak yang telah hadir membersamai dalam proses verifikasi penilaian lapangan hybrid KLA 2025 dari pagi hingga siang, tentunya dengan berbagai tanggapan dan argumentasi luar biasa terhadap pertanyaan yang memerlukan penjelasan oleh Tim Verlap Pusat Kementrian PPPA. Pihaknya juga memohon maaf jika dalam pelaksanaan terdapat hal yang kurang berkenan, selain itu DP3A masih mengharapkan dukungan bukti terkait permintaan data dan informasi oleh Tim untuk disampaikan kembali guna memenuhi target dokumen yang dimaksud.
“Sekali lagi terima kasih atas dedikasi dan kontribusinya bagi Kukar layak anak. Kami juga berharap setelah melakukan penilaian, tim verifikator dapat memberikan feedback dan arahan agar ke depannya kami dapat semakin meningkatkan kualitas lembaga layanan serta dalam jangka panjang dapat meningkatkan standarisasi KLA menuju utama,” tegas Hero. (*/kk)