Di perairan Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana sekitar pukul 19.04 WITA, sebuah kapal tongkang dengan nama lambung Maritim Perkasa 3029 milik PT Marindo Pacific terlepas dari kapal penarik atau tugboat dan hanyut terbawa arus Sungai Mahakam yang saat itu arusnya sangat deras ditambah hembusan angin kencang.
Kapolsek Anggana AKP Akhmad Wira Taryudi kepada Korankaltim.com Rabu (7/5/2025) pagi tadi menjelaskan, tongkang yang tidak terkendali tersebut menghantam bagian belakang beberapa rumah warga di RT 13, serta menghancurkan perahu ketinting milik nelayan dan jembatan penghubung yang biasa digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari.
"Sekitar pukul 19.30 WITA malam tadi ada kapal tongkang menabrak rumah warga. Tidak ada korban jiwa hanya saja kerugian materil diperkirakan cukup besar mencapai ratusan juta,” jelas Wira.
Warga melaporkan kejadian kepada ketua RT sesaat setelah kejadian sebelum akhirnya kapal tugboat Maritim Perkasa 3029 datang dan berhasil menarik tongkang ke tengah sungai sekitar pukul 19.45 WITA.
“Diduga tali pengikat antara tongkang dan tugboat terputus akibat cuaca buruk, angin kencang dan arus sungai yang deras,” ujarnya.
Polisi masih Menyusun laporan resmi yang akan menjadi dasar tindak lanjut, baik dari sisi hukum maupun penanganan kompensasi kerusakan. "Kami juga telah menemukan kedua belah pihak untuk mencari jalan tengah," ujar Wira.
Editor: Aspian Nur