Potongan tubuh itu ditemukan Rabu (30/4/2025) malam tadi sekitar pukul 22.00 WITA, sehari setelah kejadian yang berlangsung Selasa (29/4/2025) pagi lalu kawasan perairan Sungai Bumbu, Tanjung Pimping, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara. Darwis sendiri merupakan warga Desa Tani Baru, Kecamatan Anggana.
Kendati pencarian sedikit terkendala dengan kondisi air yang sedang naik, namun saat menyusuri sungai satu diantara anggota tim berhasil menemukan bagian tubuh yang diduga kuat milik Darwis. Potongan tubuh itu pun langsung dievakuasi ke darat dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara (Disdamkar Matan Kukar) Fida Hurasani menyebut operasi pencarian telah selesai setelah ditemukannya potongan tubuh itu.
“Ditemukan dalam keadaan tidak utuh. Kami telah menyerahkannya ke pihak keluarga,” kata Fida kepada Korankaltim.com Kamis (1/5/2025).
Pihak berwenang mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan saat berada di sekitar perairan, terutama di wilayah yang diketahui menjadi habitat buaya liar.
"Tetap waspada, terlebih air sedang naik, minimalisir aktivitas di sungai, tetap utamakan keselamatan," pinta Fida.
Diteberitakan sebelumnya, Darwis sedang membersihkan empang di kawasan Tanjung Pimping Selasa (29/4/2025) pagi sekitar pukul 10.00 WITA bersama anaknya Akhmad Saiful.
Saat berada diseberang empang, Saiful mendengar teriakan ayahnya yang meminta tolong dan saat mendatangi lokasi pemuda berusia 20 tahun itu melihat sang ayah sudah terseret masuk dalam sungai yang diduga dilakukan seekor buaya dan kemudian hilang.
Saiful pun berteriak histeris meminta pertolongan kepada warga namun warga sekitar yang datang tidak bisa menolong, mereka kemudian melaporkan kejadian ini kepada Disdamkar Matan Kukar untuk dilakukan pencarian lebih lanjut.
Lokasi kejadian berada di RT 14 Sungai Bumbu, kawasan yang memang dikenal rawan akan buaya, terlebih di musim pasang besar dan saat aktivitas manusia meningkat di pinggir perairan.
Editor: Aspian Nur