Api yang diduga berasal dari dapur dengan cepat membesar dan melahap seluruh bagian rumah yang terbuat dari material semi permanen, menyisakan puing-puing serta memicu kepanikan warga sekitar.
Menurut keterangan saksi mata, Dewi (39), warga yang pertama kali melihat asap tebal dari bagian belakang rumah, kepanikan langsung melanda saat api mulai menjalar ke atap.
“Saya lihat asap dari dapurnya mengepul, saya langsung teriak minta tolong. Anak saya lari ke rumah tetangga, panggil warga lain,” ujarnya, Minggu (20/4/2025).
Saat kejadian, rumah diperkirakan dalam keadaan kosong lantaran pemilik sedang menjalani ibadah di gereja. “Rumah itu ditinggal, yang punya lagi ke gereja,” tambahnya.
Kebakaran diduga dipicu oleh api di dapur yang lupa dimatikan sebelum pemilik pergi. Beruntung, warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran yang sigap datang ke lokasi.
“Untungnya damkar cepat datang, kalau enggak melebar kemana-mana habis rumah disini, sekitar jam 10.50 sudah padam,” pungkasnya.
Editor: Erwin