Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Kapolres Kukar AKBP Dody Surya Putra mengimbau semua pihak terutama para simpatisan salah satu pasangan calon (paslon) peserta PSU, agar bersikap tenang dan tidak bereaksi berlebihan terhadap hasil hitung cepat.
“Kepada masyarakat, simpatisan relawan dan pendukung, serta semua pihak berdasarkan hasil hitung cepat untuk tidak melakukan kegiatan eforia yang berlebihan atau menjatuhkan salah satu paslon karena dapat terjerat hukum UU ITE,” kata Kapolres kepada Korankaltim.com, Minggu (20/4/2025).
Dody menyebutkan kemenangan dari salah satu paslon adalah kemenangan bagi masyarakat Kukar karena secara bersama-sama tetap mampu meninggikan rasa persatuan dan kesatuan di tengah pilihan politik yang berbeda-beda.
“Kemenangan salah satu paslon bukan suatu kompetisi tapi merupakan kemenangan bagi masyarakat Kutai Kartanegara,” sebutnya.
Agar situasi kondisi di Kukar tetap sejuk, Kapolres mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kutai Kartanegara pasca pemungutan suara agar tetap aman damai dan kondusif.
“Jaga persatuan dan kesatuan hormati dan dukung siapapun nanti pemimpin yang ditetapkan KPU,” tegas Dody.
Editor: Erwin